Dulu friendster jaya, kemudian tergantikan oleh facebook. Dulu facebook berkuasa, tapi setelah dituduh kalo Mark cuma mbajak ide temannya, akhirnya banyak yang pindah ke twitter. Dulu AFI sukses, sekarang IMB yang sedang tenar-tenarnya. Dulu Nokia yang sip sekarang kalau gak pake BB gak eksis katanya. Dulu Chacha handika sekarang Uut permatasari, dulu cinta sekarang benci. Halah…
Tapi semua itu gak berlaku buat MLM. Dari jamu, rokok elektrik, pulsa elektrik, sampai kuburan, semua mau di MLM kan. Oalah…Mau haji pun, ada juga MLMnya!
Dari jaman dulu sampai sekarang, masih aja ada yang namanya MLM. Dari yang dulu namanya pohon emas lalu jadi MLM kemudian jadi Network marketing terus sekarang kayaknya berubah lagi jadi viral marketing? Alah embuh….. Pokoknya intinya sama, bisnis orang biar produk banyak terjual=profit buat perusahaan.
Koq istilahnya bisnis orang? Menurut pengalaman saya yang dulu pernah ketepu ama MLM, bisnis MLM tu gak akan berhasil kalau gak dapat kumpulan orang yang biasanya disebut downline. Semakin kita jago nepu, semakin banyak orang yang kejaring, dan artinya, semakin kaya kita. Sebenarnya niatan perusahaan pendiri MLM sih cuman pengen dapet profit aja biar dia bisa makan. Tapi cara-cara yang digunakan upline-upline itu lo.. Kok ya… Sungguh sangat mendzalimi.
Bermula ketika 2008 yg lalu saya desperate sehabis resign dari kerjaan pemerentah yang cukup menjanjikan. Saya waktu itu kepikiran buat usaha sendiri, gak jadi pegawai lagi. Lakok mak bedunduk! Saya ditelpon ama TKW Hongkong yang memang masih sanak saya. Tapi kok ya tumben-tumbenan ni orang nyariin saya? Singkat cerita, dia cerita kalo ada bisnis bagus! Namanya network marketing, dari USA!! Sontak saya langsung sumringah, la istilahe keren je, network marketing, Multilevel Marketing. Seumur-umur baru denger itu ada istilah kayak gitu. Saya akui, saya emang norak waktu itu! Haha
… Belum kujawab, eh, udah didaftarin ama dia. Trus tiba-tiba saja datang tuh brosur dan buku yang lumayan membuat saya terbius. Sekilas, MLM dari USA ini terlihat paling canggih dan elit dari MLM yang lain. Saya gak akan sebut merk MLMnya, saya sebut saja produk unggulannya: Kloropil alias upil ijo…
Langsung dah saya jadi militan MLM yang norak! Hahaha…. Mitang-miting gak jelas, nelpan-nelpon gak jelas. Dohsyat-dahsyat dan keplak-keplok gak jelas kayak orang edan. Disuruh-suruh ini itu sama orang Hongkong musti mau. Mesti kaki sudah sangat payah melangkah, masih juga diseret-seret. Meski duit dari kerjaan dulu ludes buat tutup poin, masih saja suruh belanja bulanan, kali ini dibayarin ama dia selama dua bulan. Katanya, gak usah dibayar. Tapi ujung-ujungnya, pas saya nyatakan sudah nyerah, disuruh balikin duit dia. Yah, yaudah saya balikin aja. Daripada terus-terusan jadi belenggu. Hehe…
Memang saya akui, penghasilan saya waktu masih jadi militan MLM tergolong cepat, dibandingkan militan lainnya. Tapi downline saya semua dari Hongkong dan mereka rajin belanja. Itupun bukan usaha dari saya. Tapi Upline saya yang ngasih downline. Muhuaha.. Njaring sendiri, mana bisa? Seorang pun tak dapat. Dan lagi, penghasilan dari jadi MLMers itu sudah pasti cepat ludes buat biaya mitang-miting ra jelas, prospak-prospek gak jelas. Malah, saya sering nombokin juga. Oalah… Niat untung malah buntung.
Haha…Gak jago nipu saya emang…. Ada semacam beban moral setiap saya memikirkan calon downline saya dan downline pemberian yang tidak pernah saya kenal yang musti join mahal dan menghabiskan rata-rata 2 jutaan setiap bulannya dengan untung yang gak sebanding. Dan lagi, suruh nyari-nyari orang sebanyak-banyaknya sampai koid.
Kuberitahu ni rahasia orang MLM:
- Mereka itu suka memanipulasi. Dengan cara bermulut manis, memuji dan mengiyakan semua perkataan orang yang akan diprospek. Juga suka nraktir. Kata Nabinya waktu itu, biar mereka mau join, sedikit berkorban gapapalah. Saran saya iyain aja kalau ditraktir. Lumayan juga kan bisa makan gretongan… Tapi jangan sampai anda terjebak dengan kata-kata mautnya. Sebaiknya, anda yang malah harus narik dia, dicaci maki MLM nya juga boleh. Biar nyalinya ciut dan ingsap, berhenti jadi militan MLM.
- Namanya juga militan, gak akan nyerah jual mimpi sampai anda memutuskan kontak dengan mereka. Mereka menderita inferiority complex. Senggol sedikit nama MLMnya, langsung deh kepercayaan dirinya menurun, mulut keluar berbusa-busa, dan ngajak Nabinya buat nolongin dan buat nyetrum keimanan mereka.
- Nabi MLM adalah master manipulasi. Mereka ini kepribadiannya terlihat perfect dimata kawan ataupun lawan. Jangan harap anda bisa membuat mereka terlihat marah atau tersinggung. Mereka ini sangat pintar bersilat lidah dan menggunakan kepintarannya untuk memanipulasi pikiran anda. Justru anda yang nanti terlihat jatuh di depan mereka. Padahal, kalau mau jujur, kekeluargaan mereka itu cuma alat biar bonus dan jaringannya besar koq. Saran saya, jauhi orang-orang semacam ini kecuali anda lebih jago menohok mereka menggunakan senjata mereka sendiri.
- Prajurit MLM yang mahir suka pindah-pindah MLM. Setelah MLM A udah gak berprospek, Ia akan pindah ke MLM B.
- Prajurit MLM yang satu dan yang lain gak pernah akur. Jika anda membuat blok anti Tianshi, MLM selain Tianshi malah sangat sumringah, menggunakan itu sebagai alat khotbah agar orang percaya dengan MLMnya. Mereka malah sangat semangat ikut menjelekkan Tianshi. Seolah-olah mereka itu bukan orang MLM. Mereka juga berpura-pura anti MLM, tapi ujung-ujungnya mereka menggiring anda ke Network marketing, yang diklaim bukan MLM oleh mereka. Tapi kalau anda nyebut Merek, siap-siaplah anda disembelih oleh para prajurit MLM itu.
- Prajurit MLM ketika sudah terpojok, akan selalu berkata: “Kita tunggu saja ntar. Kita lihat siapa yang lebih sukses duluan.” Saran saya, cuekin saja, maksimal dua tahun, telpon dan tanyain kabarnya. Paling-paling udah berheti. Kalau bukan karena udah bosan, ya pindah MLM, atau udah tobat karena beban moral.
*Terinspirasi oleh seorang pengusaha Indonesia yang mau mbikin MLM Kuburan+pulsa dan minta dibikinin softwarenya…
Popularity: 6% [?]


dari awal aku emng ga mau jadi prajurit MLM…
Huahahaha… Jadi pasukan bodrex aja Dif, mau? Dijamin cespleng, kepala pening cekot-cekot langsung mak wush!!! hahahaha